Apa itu Edible Packaging – Makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang pastinya wajib di konsumsi setiap harinya. Berbicara mengenai makanan pasti tak jauh dari kemasannya. Kemasan berguna sebagai tempat atau wadah yang digunakan untuk membungkus sebuah makanan agar tidak terkontaminasi bakteri dari luar.

Apa itu Edible Packaging

Selain sebagai media pembungkus sebuah makanan, kemasan juga sering kali digunakan sebagai brand image dari sebuah usaha kuliner. Mengapa demikian sebab banyak orang yang mencirikan sebuah makanan dari kemasannya. Banyak juga orang yang beranggapan bahwa kemasan yang terlihat istimewa pasti isinya pun akan istimewa pula.

Apa yang dimaksudkan dengan Edible Packaging? Packaging edible ini merupakan salah satu temuan baru yang ramah lingkungan. Sebenarnya apa kemasan edible packaging? Inovasi edible packaging ini adalah pembuatan kemasan makanan yang dapat dikonsumsi. Berbahan dasar alami dipadukan dengan pemanfaatan teknologi sehingga dapat membuat kemasan makanan yang dapat dimakan juga oleh konsumen. Jenis kemasan makanan ramah lingkungan yang ketiga adalah inovasi kemasan edible packaging.

Perlu kalian pahami edible packaging ini sangatlah berbeda dengan paper lunch box ya. Kalau paper lunch box ini tidak dapat dimakan serta bahan yang digunakan untuk pembuatannya pun sudah pasti berbeda. Jadi apabila kalian menemukan kemasan yang dapat dimakan itu sudah pasti edible packaging bukanlah paper lunch box.

Awal kemunculan edible packaging ini tidak lain adalah penggunaan kemasan yang tidak ramah lingkungan. Sehingga, banyak penelitian yang mencoba mencari solusi alternatif pengganti plastik. Edible packaging merupakan salah satu kemasan makanan masa depan yang kini mulai diperkenalkan kepada dunia.

Edible packaging ini terbagi menjadi dua yaitu yang pertama berguna sebagai bahan pelapis (edible coating) dan juga memiliki bentuk lembaran (edible film). Inovasi edible packaging sebagai salah satu jenis packaging food grade ramah lingkungan ini memang masih sangat baru, sehingga penggunaannya masih sangat jarang.

Peredaran produknya juga masih jarang ditemukan di pasaran, jadi masih banyak konsumen yang belum mengetahuinya. Diharapkan ke depannya kita sudah dapat beralih ke jenis kemasan baru ini. Edible packaging dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia pada alam seperti wax, cellulose, CMC, plasticizers, dan air.

Dalam proses pembuatannya juga cukup mudah yakni dengan meracik bahan tersebut secara tepat agar dapat menghasilkan edible packaging. Selain itu, penggunaan limbah cangkang kepiting dan udang juga dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kemasan ini karena mengandung senyawa yang bernama kitin dan kitosan.

Edible packaging ini sangat aman dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek samping. Akan tetapi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui tingkat keamanannya. Hingga, siap untuk dikembangkan ke skala industri. Meskipun sebenarnya kemasan ini sudah banyak ditemukan pada produk sosis, namun penggunaannya masih di kombinasi kan dengan kemasan plastik.

Kemasan ini juga dapat bermanfaat sebagai agen penambah masa simpan produk karena sirkulasi udara ke bahan bersifat minimal, sehingga proses respirasi dapat ditekan. Selain itu, kombinasi dengan zat antioksidan juga dapat dilakukan untuk menambah sifat fungsional bahan pangan yang dikemas.

Mungkin itu saja penjelasan yang dapat kami sampaikan untuk kalian semua, apabila masih bingung mengenai paper lunch box dengan edible packaging dapat bertanya pada kami. Semoga penjelasan diatas dapat menambah wawasan pengetahuan Anda lebih luas lagi.