Apakah Virus Covid dapat mengkontaminasi Kemasan – Saat ini di Indonesia tengah ramai di perbincangkan mengenai virus Covid-19 atau biasa disebut Corona. Kita semua masyarakat Indonesia dibuat khawatir mengenai virus yang satu ini. Walaupun banyak pemberitaan miring mengenai virus Corona ini, kita sebagai masyarakat Indonesia yang baik harus tetap patuh terhadap anjuran pemerintah ya.

Semenjak wabah virus Corona iniramai dibicarakan, banyak masyarakat yang khawatir mengenai kemasan dan makanan. Terutama kebanyakan dari mereka bertanya seputar keamanan dalam mengkonsumsi bahan pangan.

Apakah Virus Covid dapat mengkontaminasi Kemasan

Memang untuk sejauh Covid ini tidak ada laporan ilmiah yang mengatakan bahwa virus Corona bisa menyebar melalui makanan atau packaging kemasan makanan. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Badan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).

“Virus corona baru tidak termasuk dalam penyakit yang menular lewat makanan dan paparan virus pada makanan tidak menjadi jalan penularan,” ujar FDA pada akhir bulan Maret 2020 lalu.

Hal senada juga disampaikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), meski menyatakan Internasional Food Safety Authorities Network masih melakukan penelitian lebih mendalam lagi mengenai virus ini dapat tersebar atau tidak melalui makanan, minuman atau packaging kemasan makanan yang digunakan.

Akan tetapi, WHO menyatakan dari pengalaman wabah SARS dan MERS yang juga merupakan penyakit saluran pernapasan, tidak diketahui terjadi penularan melalui bahan makanan.

Covid-19 atau Corona adalah penyakit pernapasan dan jalur penularan utamanya melalui kontak antar-orang, serta kontak langsung melalui pernapasan lewat droplet yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Beberapa penelitian juga menyebutkan, makanan segar termasuk bunga dan packaging food grade yang kita konsumsi, bukanlah “kendaraan” penularan flu, salesma, ataupun penyakit SARS.

Berdasarkan data-data epidemiologi ini, para ahli mengatakan, risiko penularan virus corona dari barang konsumsi sangat kecil, berbeda dengan risiko penularan dari kontak visik yang tercatat lebih dari 80%.

Hati-hati

Kendati demikian, prinsip kehati-hatian tetap harus Anda terapkan dalam membeli, mengolah, dan mengonsumsi bahan makanan, termasuk kebersihan kemasannya. Walaupun makanan yang kita beli tidak terpapar virus Corona, dengan makanan yang tidak bersih kita dapat terpapar virus lainnya.

“Semua orang dan benda yang berada di tempat umum berpotensi tercemar. Intinya adalah kebersihan diri, termasuk makanan,” ujar Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof Amin Soebandrio dalam siaran langsung pers.

Selama pandemi, ia juga merekomendasikan agar masyarakat tidak mengonsumsi makanan mentah terutama daging atau ikan. Sayur yang akan dimasak maupun buah yang bakal dikonsumsi pun sebaiknya dicuci lebih dulu dengan air mengalir agar tetap bersih.

“Atau, bersihkan dengan air dan sedikit sabun cair yang aman untuk makanan,” katanya. Sebelum memasak di rumah, pastikan Anda sudah mencuci tangan dengan sabun.

Lalu, setiap kemasan yang baru Anda beli atau terima dari layanan pesan antar perlu diseka dengan antiseptik. “Pastikan mencuci tangan sebelum memproses makanan atau bahan makanan dan apapun yang masuk mulut, termasuk rokok dan permen,” ujarnya.

Mungkin itu saja penjelasan yang dapat kami sampaikan kepada Anda semua. Semoga penjelasan yang telah kami sampaikan diatas dapat menambah wawasan pengetahuan Anda lebih dalam lagi mengenai virus Corona ini, tetap jaga kehatan.