Aturan Medical Check Up Karyawan – Medical Check up dengan kata lain merupakan pemeriksaan kesehatan yang bisa dilakukan oleh siapa saja untuk memastikan kesehatan tubuh. Tubuh yang sehat adalah kenikmatan dari Allah swt yang harus kita syukuri. Tapi Anda harus menjaga tubuh Anda untuk tetap sehat.

Nah, bukan hanya orang pribadi saja tapi badan hukum atau sebuah perusahaan biasanya akan menyediakan aturan tes kesehatan karyawan bagi pelamar kerja. Untuk itu kita bahas sedikit untuk Anda calon karyawan.

Aturan Medical Check Up Karyawan

Dalam aturan medical check up atau pemeriksaan kesehatan kerja bagi karyawan sebenarnya ada 3, yaitu pemeriksaan kesehatan sebelum kerja, pemeriksaan secara berkala, dan pemeriksaan kesehatan khusus. Semua aturan sebenarnya sudah ada dalam Undang – undang No. 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja.

Untuk pekerja yang baru bekerja di sebuah perusahaan sebenarnya bukan menjadi tanggung jawab perusahaan untuk melakukan medical check up. Tapi biasanya perusahaan akan meminta syarat pelamar dengan adanya surat keterangan sehat. Anda bisa gunakan jasa pemeriksaan kesehatan karyawan di beberapa Rumah Sakit ataupun klinik dengan biaya yang tidak terlalu mahal.

Aturan Medical Check Up Karyawan

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

K3 ini merupakan segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan. Dimana kesehatan kerja adalah bagian dari keselamatan kerja. Dapat dilihat dari syarat – syarat keselamatan kerja salah satunya yaitu memelihara kebersihan, kesehatan, dan ketertiban.

Lalu keselamatan kerja ini berlaku untuk tempat kerja dimana saja?

Nah, kita urai satu – satu ya.

  1. dibuat, dicoba, dipakai atau dipergunakan mesin, pesawat, alat, perkakas, peralatan atau instalasi yang berbahaya atau dapat menimbulkan kecelakaan, kebakaran atau peledakan;
  2. dibuat, diolah, dipakai, dipergunakan, diperdagangkan, diangkut atau disimpan bahan atau barang yang: dapat meledak, mudah terbakar, menggigit, beracun, menimbulkan infeksi, bersuhu tinggi;
  3. dikerjakan pembangunan, perbaikan, perawatan, pembersihan atau pembongkaran rumah, gedung atau bangunan lainnya, termasuk bangunan pengairan, saluran atau terowongan di bawah tanah dan sebagainya atau di mana dilakukan pekerjaan persiapan;
  4. dilakukan usaha : pertanian, perkebunan, pembukaan hutan, pengerjaan hutan, pengolahan kayu atau hasil hutan lainnya, peternakan, perikanan dan lapangan kesehatan;
  5. dilakukan usaha pertambangan dan pengolahan : emas, perak, logam atau bijih logam lainnya, batu-batuan, gas, minyak atau mineral lainnya, baik di permukaan atau di dalam bumi, maupun di dasar perairan; dilakukan pengangkutan barang, binatang atau manusia, baik di daratan, melalui terowongan, di permukaan air, dalam air maupun di udara;
  6. dikerjakan bongkar-muat barang muatan di kapal, perahu, dermaga, dok, stasiun atau gudang;
  7. dilakukan penyelaman, pengambilan benda dan pekerjaan lain di dalam air;
  8. dilakukan pekerjaan dalam ketinggian di atas permukaan tanah atau perairan;
  9. dilakukan pekerjaan di bawah tekanan udara atau suhu yang tinggi atau rendah;
  10. dilakukan pekerjaan yang mengandung bahaya tertimbun tanah, kejatuhan, terkena pelantingan benda, terjatuh atau terperosok, hanyut atau terpelanting;
  11. dilakukan pekerjaan dalam tangki, sumur atau lobang;
  12. terdapat atau menyebar suhu, kelembaban, debu, kotoran, api, asap, uap, gas, hembusan angin, cuaca, sinar atau radiasi, suara atau getaran;
  13. dilakukan pembuangan atau pemusnahan sampah atau limbah;
  14. dilakukan pemancaran, penyiaran atau penerimaan radio, radar, televisi atau telepon;
  15. dilakukan pendidikan, pembinaan, percobaan, penyelidikan atau riset (penelitian) yang menggunakan alat teknis;
  16. dibangkitkan, diubah, dikumpulkan, disimpan, dibagi-bagikan atau disalurkan listrik, gas, minyak atau air;
  17. diputar film, dipertunjukkan sandiwara atau diselenggarakan rekreasi lainnya yang memakai peralatan, instalasi listrik atau mekanik.

Jasa pemeriksaan kesehatan karyawan disediakan oleh pengurus pelayanan kesehatan karyawan yang disediakan oleh perusahan dengan mengadakan ikatan bersama Dokter atau pelayanan kesehatan lainnya.

Dan semua biaya medical check up untuk kerja akan menjadi kewajiban pengurus. Kecuali calon karyawan melalukan medical check up diluar dari anjuran perusahaan artinya untuk kepentingan diri sendiri, maka biaya akan ditanggung sendiri.

Nah, untuk itu Anda harus mempersiapkan diri agar lolos dari tes kesehatan tersebut dan mengantisipasinya Anda bisa lakukan medical check up dengan jasa pemeriksaan kesehatan karyawan yang disediakan di rumah sakit maupun klinik agar ada persiapan untuk tes kesehatan di perusahaan yang Anda tuju.