Kemasan Berpengaruh akan Keberhasilan Produk? – Pertanyaan selanjutnya yang muncul Ialah: Apakah cara terbaik agar bisnis mampu memiliki citra yang baik bagi para pelanggannya? Selain dari aktivitas public relation yang gencar, bisnis juga harus membangun citra dari tampilan produk yang mereka jual. Salah satu faktor yang harus diperhatikan secara seksama adalah kemasan produk yang mampu menarik minat beli pelanggan.

Secara umum, kantong kertas makanan atau kemasan  adalah bagian terluar yang membungkus suatu produk dengan tujuan untuk melindungi produk dari cuaca, guncangan, dan benturan-benturan terhadap benda lain. Setiap bentuk barang yang membungkus suatu benda di dalamnya dapat disebut dengan packaging atau kemasan sejauh hal tersebut memang melindungi isinya.

Kemasan Berpengaruh akan Keberhasilan Produk?

Untuk menampilkan image dan pandangan terhadap suatu isi produk, maka kemasan makanan kertas biasanya dibentuk atau di desain sedemikian rupa, agar pesan yang akan disampaikan akan dapat ditangkap oleh pemakai produk dengan baik. Selain untuk menampilkan pandangan yang baik, kemasan juga memiliki fungsi yang beragam.

Fungsi Kemasan

Fungsi paling mendasar dari kantong kertas makanan adalah untuk mewadahi dan melindungi produk dari kerusakan-kerusakan, sehingga lebih mudah disimpan, diangkut, dan dipasarkan. Secara umum, fungsi kemasan adalah sebagai berikut:

  1. Mewadahi produk selama distribusi dari produsen hingga ke konsumen, agar produk tidak tercecer, terutama untuk cairan, pasta, atau butiran.
  2. Melindungi dan mengawetkan produk, seperti melindungi dari sinar ultraviolet, panas, kelembapan udara, oksigen, benturan, kontaminasi dari kotoran dan mikroba yang dapat merusak dan menurunkan mutu produk.
  3. Sebagai identitas produk, dalam hal ini kemasan dapat digunakan sebagai alat komunikasi dan informasi kepada konsumen melalui label yang terdapat pada kemasan.
  4. Meningkatkan efisiensi, misalnya memudahkan penghitungan (satu kemasan berisi 10, 1 lusin, 1 gross dan sebagainya), sehingga memudahkan pengiriman dan penyimpanan. Hal ini penting dalam dunia perdagangan.
  5. Melindungi pengaruh buruk dari luar, Melindungi pengaruh buruk dari produk di dalamnya, misalnya jika produk yang dikemas berupa produk yang berbau tajam, atau produk berbahaya seperti air keras, gas beracun dan produk yang dapat menularkan warna, maka dengan mengemas produk ini dapat melindungi produk-produk lain di sekitarnya.

Jenis-jenis Kemasan
Kemasan Berdasarkan Struktur Isi :

  1. Kemasan Primer
    Bahan kemas yang langsung mewadahi produk (misalnya kaleng susu, botol minuman, dll).
  2. Kemasan Sekunder
    Kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok kemasan lainnya, seperti kotak karton untuk wadah kaleng susu, kotak kayu untuk wadah buah-buahan yang dibungkus dan sebagainya.
  3. Kemasan Tersier dan Kuarter
    Kemasan yang diperlukan untuk menyimpan, pengiriman atau identifikasi. Kemasan tersier umumnya digunakan sebagai pelindung selama pengangkutan.

Nah, mungkin itulah penjelasan yang dapat saya sampaikan mengenai kantong kertas makanan atau kemasan. Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat untuk Anda semua, dan nantikan penjelasan – penjelasan lainnya seputar kemasan, sampai jumpa.