Kemasan Makanan Ramah Lingkungan – Banyak orang beranggapan bahwa, lingkungan merupakan cerminan dari pola hidup orang yang menempatinya. Jika lingkungan itu di nilai baik, maka lingkungan tersebut juga baik, begitu juga sebaliknya. Akan tetapi, hal ini juga di rasa kurang tepat karena lingkungan bukanlah faktor penentu dari kehidupan seseorang. Berbicara lingkungan, tentunya tak jauh juga dari pembahasan kebersihan. Lingkungan yang bersih dan jauh dari kotoran sampah yang menumpuk, bukan hanya membuat kita merasa sehatetapi juga dapat menghindari kita dari bencana alam.

Kemasan Makanan Ramah Lingkungan

Sampah plastik menjadi salah satu masalah utama yang sulit di tangani di indonesia dan mungkin bukan hanya di indonesia saja. Seperti yang kita ketahui sampah plastik tidak akan mudah hancur jika tidak melakukan pembakaran atau peleburan daur ulang. Untuk kemasan organik mungkin masih sangat sulit di temukan dan penggunaannya pun masih sangat terbatas. Sehingga penggunaan kemasan makanan atau produk lain masih banyak menggunakan kemasan plastik.

Kini kemasan tidak hanya harus memperhatikan keunikan dan menarik saja. Sudah banyak pelaku usaha yang cetak kemasan makanan dan minuman yang peduli akan isu global warning, sehingga akhirnya mereka semua mulai beralih menggunakan kemasan ramah lingkungan atau yang biasa disebut sustainable packaging. Seperti yang kita ketahui pencemaran lingkungan menjadi dasar permasalahan yang cukup sulit untuk di tangani dan, penyumbang terbesar pencemaran lingkungan ini berasal dari kemasan plastik yang tidak bisa terurai.

Jenis Kemasan Ramah Lingkungan

Menurut data riset Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia, sampah plasik yang sudah terbuang mencapai angka 26.500 ton perharinya. Untuk itu pemerintah mengeluarkan kebijakan dengan, memberikan biaya tambahan untuk menggunakan kemasan plastik. Dan juga pemerintah membatasi untuk cetak kemasan makanan yang berbahan dasar plastik. Nah berikut merupakan kemasan ramah lingkungan yang dapat di gunakan untuk makanan dan minuman anda :

1. Kemasan Plastik Berbahan Dasar Polypropylen

Penggunaan cetak Kemasan makanan styrofoam yang banyak di aplikasikan oleh pengusaha kuliner kini sudah mulai meninggalkannya, karena seperti yang kita ketahui bahwa bahan dasar ini akan sangat sulit sekali untuk di lebur. Di perlukan setidaknya 100 tahun untuk melebur kemasan dari bahan tersebut. Untuk itu banyak pengusaha yang mulai mengganti kemasan dengan menggunakan material sintesis ataupun wadah plastik yang berbahan dasar polyproplyen yang ramah akan lingkungan.

2. Penggunaan Wadah Biofoam

Biofoam juga dapat digunakan di gunakan sebagai bahan pengganti styrofoam, yang berbahan dasar alami dan pastinya akan mudah untuk di hancurkan. Bahan baku untuk membuat kemasan ini menggunakan pasti dengan di tambah serat untuk memperkuat struktur. Kedua bahan tersebut dapat di temukan pada tanaman pangan apapun yang mengandung unsur tersebut. Sedangkan untuk proses pembuatan menggunakan teknologi thermopressing, dengan mencampurkan adonan pati serat dan bahan adikif lainnya kedalam komposisi tertentu dan selanjutnya di cetak dengan suhu 170 sampai dengan 180 celcius selama 2-3 menit.

3. Kemasan Edible Packaging

Kalau tak mau membuang kemasan makakan pada tempatnya , makan juga kemasannya. Dengan menggunakan kemasan edible packaging ini konsumen dapat mengkonsumsi kemasannya sekaligus yang tentunya aman dan ramah untuk lingkungan. Metode penggunaan kemasan ini dibagi menjadi dua fungsi ada yang berguna untuk pelapis (adible coating), dan ada yang berbentuk lembaran (edible film).

Dengan adanya penemuan alternatif dari kemasan yang ramah lingkungan ini, di harapkan dapat berguna untuk mengurangi pemasan global yang sudah terjadi saat ini. Namun tanpa adanya kesadaran dari pelaku usasa tertentu, hal ini akan menjadi percuma. Maka, dari sekarang mari kita mulai tingkatkan kesadaran diri akan global warning dan beralih menggunakan kemasan yang aman untuk bumi kita tercinta.

Baca Juga : Pelayanan Cetak Kemasan Makanan Murah