Meraup Keuntungan dengan Media Kemasan – Dalam jangka waktu yang cukup lama, masyarakat masih banyak yang tidak mempedulikan fungsi dari kemasan. Bagi kebanyakan orang, fungsi dari sebuah kemasan hanyalah sebatas untuk melindungi barang atau mempermudah barang untuk dibawa, dalam artian lengkapnya kemasan dapat menjadi media yang sangat berpengerauh dalam penjualan maupun mempromosikan sebuah produk.

Meraup Keuntungan dengan Media Kemasan

Saat banyaknya bermunculan supermarket atau pasar swalayan, dimana kemasan harus “dapat menjual” dan memiliki daya tarik tersendiri. Namun, pada saat itu kemasan hanya berfungsi sebagai informasi kepada konsumen mengenai isi kandungan serta masa kadaluwarsa makanan di dalamnya.

Saat ini kemasan atau paper lunch box menjadi bahan pembicaraan yang sangat menarik. Menapa demikian, sebab kemasan dikenal sebagai media yang sangat berpengaruh sekali dalam penjualan ataupun promosi sebuah produk. Khususnya untuk Anda selaku pengusaha kuliner, jangan pernah ragu untuk melakukan invonasi dalam pembuatan kemasan.

Memasuki era tahun 80-an dimana persaingan dunia usaha semakin tajam dan kalangan produsen makanan saling berlomba – lomba untuk merebut perhatian calon konsumen, bentuk dan model dari packaging kemasan makanan dirasakan sangat penting peranannya dalam strategi pemasaran. Disini kemasan harus mampu menarik perhatian, menggambarkan keistimewaan produk, dan “membujuk” konsumen untuk membelinya.

Kemasan atau biasa disebut packaging kemasan makanan berasal dari kata package yang artinya sepadan dengan kata kerja ‘membungkus’ atau ‘mengemas’ dalam bahasa Indonesia, sehingga secara harfiah pengertian packaging dapat diartikan sebagai pembungkus atau kemasan. Maka secara sederhana kemasan dapat diartikan sebagai suatu benda yang berfungsi untuk melindungi, mengamankan produk tertentu yang berada di dalamnya serta dapat memberikan citra tertentu pula untuk membujuk  dan menarik perhatian penggunanya.

Secara fungsi wujudnya, kemasan sebagai sesuatu yang dapat dibawa, melindungi dan mudah dibuka untuk benda atau produk apapun. Dan yang paling terpenting ia harus berhasil dalam uji kelayakan sebagai fungsi pengemas. Seiring dengan perkembangan teknologi dan memasuki era globalisasi, barulah terjadi penambahan nilai-nilai fungsional dan peranan kemasan dalam pemasaran mulai diakui sebagai satu kekuatan utama dalam persaingan pasar yang ketat.

Kemasan dapat didefinisikan sebagai seluruh kegiatan merancang dan memproduksi wadah, bungkus atau kemasan suatu produk. Kemasan meliputi tiga hal, yaitu merek, packaging kemasan makanan itu sendiri dan label. Ada tiga alasan utama untuk melakukan pembungkusan, yaitu : 

Pertama, Kemasan memenuhi syarat keamanan dan kemanfaatan yaitu food grade paper lunch box. Kemasan melindungi produk dalam perjalanannya dari produsen ke konsumen. Produk-produk yang dikemas biasanya lebih bersih, menarik dan tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh cuaca ekstrim.

KeduaPackaging kemasan makanan menjadi salah satu strategi pemasaran yang menjanjikan. Melalui kemasan identifikasi produk menjadi lebih efektif dan dengan sendirinya mencegah pertukaran oleh produk pesaing. Kemasan merupakan satu-satunya cara perusahaan membedakan produknya dengan diffrensiasi yang unik dan menarik.

KetigaKemasan merupakan suatu cara untuk meningkatkan laba perusahaan. Oleh karena itu perusahaan harus membuat kemasan semenarik mungkin. Dengan kemasan yang sangat menarik diharapkan dapat memikat dan menarik perhatian konsumen.

Kunci utama untuk mendesain sebuah paper lunch box atau kemasan yang baik adalah kemasan tersebut harus simple, unik, elegan, fungsional dan menciptakan respons emosional positif yang secara tidak langsung “berkata”, “Belilah dan Pilihlah saya.” Kemasan harus dapat menarik perhatian secara visual, emosional dan rasional.

Sebuah desain kemasan yang menarik memberikan sebuah nilai tambah terhadap produk yang dikemasnya. Menurut penelitian, dari seluruh kegiatan penginderaan manusia, 80 % adalah penginderaan melalui penglihatan atau kasatmata (visual). Karena itulah, unsur-unsur grafis dari kemasan antara lain: warna, bentuk, merek, ilustrasi, huruf dan tata letak merupakan unsur visual yang mempunyai peran terbesar dalam proses penyampaian pesan secara kasatmata (visual communication).

Jadi mulailah melakukan inovasi dan berani menumpahkan darah seni mu kedalam paper lunch box yang ingin anda buat. Jangan pernah berpatok pada contoh orang lain, buatlah desain kemasan yang sesuai dengan produk yang anda jual. Jadikan kemasan anda tersebut mampu menarik mata konsumen dan ingin membelinya.

Dapatkan penawaran menarik dalam pembuatan packaging food grade hanya tersedia di Tab-packaging.

Sumber : https://www.tab-packaging.co.id/