Perhatikan Dampak Penggunaan Kemasan – Impian dari seorang pelaku usaha adalah memiliki citra yang baik di mata para pelanggan. Dengan demikian pelaku usaha dapat menumbuhkan kepercayaan kepada pelanggan untuk membeli produk dan dapat meningkatkan profit pelaku usaha.

Caranya dengan membuat kemasan yang menarik. Tapi pelaku usaha pun harus memperhatikan dampak penggunaan kemasan yang dipakai. Misalnya kantong plastik, kantong kertas, Styrofoam, dan lain sebagainya. Hal kecil tapi dapat menimbulkan dampak yang berpengaruh terhadap banyak objek yang berkaitan.

Perhatikan Dampak Penggunaan Kemasan

Menggunakan kemasan untuk sebuah produk memang sangat membantu kegiatan pelaku bisnis untuk memasarkan ke publik. Saat ini penggunaan kantong kertas makanan dengan kantong plastik menjadi banyak perbincangan masyarakat. Bahkan berita yang sudah terdengar bahwa pemerintah akan membatasi penggunaan kemasan kantong plastik.

Lalu apa saja dampak yang terjadi pada beberapa jenis pengemasan yang ada sekarang ini. kita bahas 2 jenis kemasan ya, yaitu antara plastik dan kertas. Berikut penjelasannya.

Plastik

Sejak dahulu plastik sudah menjadi kebutuhan sehari – hari. Namun, sayangnya banyak orang yang belum tahu akan penggunaan kemasan plastik yang berlebihan akan merusak ekosistem lingkungan yang ada, yaitu tumbuhan, hewan, dan manusia juga pastinya. Berikut dampak penggunan plastik yang berlebihan.

  • Mencemari Air dan Tanah 

plastik yang sudah tidak dipakai pasti Anda buang. Bahkan masih banyak orang yang membuang sampah di sembarang tempat. Belum lama ini beredar info bahwa perairan laut Indonesia dipenuhi sampah plastik. Hal tersebut membuat biota laut terjebak sehingga memungkinkan biota laut mengkonsumsi plastik secara berlebihan. Sedangkan plastik mengandung senyawa kimia yang sangat berbahaya, kalau biota laut makan plastik kemudia Anda makan hasil laut pengaruhnya ke tubuh Anda akan seperti apa?. Zat kimia yang ada pada plastik pun dapat merusak tanah yang menyebabkannya jadi tidak subur.

  • Mengganggu Penyerapan Air

Plastik merupakan kemasan makanan yang tahan terhadap air, sulit untuk terurai yang menyebabkan penyumbatan air. Ketika hujan seharusnya air diserap oleh tanah, namun banyaknya sampah yang berserakan menutupi bagian tanah dan banjir pun terjadi.

  • Menyebabkan Polusi Udara

Nah, ini salah satu yang mengganggu kesehatan manusia. Karena asap yang dihasilkan dari pembakaran sampah plastik mengandung zat dioksin yang dapat mengganggu sistem pernapasan, muncul berbagai macam penyakit seperti kanker, pembengkakan hati, dan gangguan sistem saraf.

Kertas

Kantong Kertas Makanan memang alternatif terbaik sebagai pengganti kantong plastik. Tapi tidak semua jenis kertas baik atau layak untuk digunakan. Misalnya sering Anda temukan bungkus bekas Koran, majalah yang pada dasarnya kertas tersebut termasuk dalam kertas daur ulang. Di mana kertas daur ulang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

Sebagai contoh kertas pembungkus nasi goreng, ternyata kertas berwarna coklat pun belum layak untuk digunakan sebagai pembungkus makanan. Anda yang belum tahu terus – menerus membeli nasi goreng dan mengkonsumsinya. Kemudian munculah dampak bagi laki – laki dapat mengurangi vitalitas.

Untuk ekosistem lingkungan dampaknya tidak terlalu buruk karena sifat dari kantong kertas makanan ini mudah untuk terurai jadi tidak perlu melakukan pembakaran yang lama. Bahkan kertas jika kita campurkan dengan air saja sudah melebur. Jadi Anda harus perhatikan juga jika ingin menggunakan kemasan makanan kertas ini. Gunakan kemasan kertas yang berwarna putih bersih tanpa ada bercak hitam. Atau pelaku bisnis dapat membeli langsung kepada produsen kantong kertas yang berstandar food grade artinya sudah memiliki sertifikat dari BPOM akan kemasan yang diproduksi.

Nah, sampai disini dulu ya pembahasan mengenai dampak dari kemasan yang Anda pakai. Semoga bisa menjadi ilmu tambahan yang berguna untuk Anda pahami. Stop penggunaan kemasan secara berlebihan. Pilih kemasan makanan yang tepat untuk bisnis Anda.